Tuesday, December 24, 2019

Islam Yang Kian Menjadi Ancaman

Penulis: Abdul Majid

Islam adalah agama samawi yang diturunkan allah kepada muhammad melalui malaikat jibril, bermula ketika wahyu pertama diturunkan kepada muhammad di gua hira. Islam dalam arti yang luas berkaitan erat dengan keselamatan dan kedamaian, islam hadir sebagai solusi untuk menjawab persoalan sosial, bukan hanya menjadi solusi untuk untuk saudara seiman saja tetapi harusnya juga menjadi solusi untuk sesama umat beragama.

Pada dasarnya islam merupakan agama yang sangat revolusioner dan transformatif. Pada masa Nabi Muhammad SAW islam mampu hadir sebagai kekuatan revolusioner yang mengubah tatanan sosial masyarakat, dari jahiliyah menjadi masyarakat yang memiliki peradaban, menyatukan seluruh suku Arab yang tadinya bermusuhan dan saling menguasai, membebaskan perbudakan, memberantas buta huruf, dan lain sebagainya.

Dalam perjalanan panjangnya sampai hari ini, islam yang berkaitan erat dengan kemanusiaan mengalami pergeseran nilai. Banyak persoalan kemanusiaan yang hanya menjadi tontonan, bahkan umat islam sendiri yang kadang menjadi pemicu terjadinya persoalan kemanusiaan tersebu.

Salah satu contohnya mungkin adalah maraknya pelarangan merayakan hari raya keagamaan oleh umat kristiani yang terjadi di beberapa daerah di indonesia. Sehingga islam terlihat menjadi ancaman untuk umat beragama lainnya.

Pertanyaanya adalah apakah ada yang salah ketika umat kristiani merayakan hari raya keagamaannya dan umat islam mengucapkan selamat untuk hari raya keagamaan mereka? Bukankah mengimani kenabian yesus dan kebenaran injil merupakan salah satu rukun iman dalam islam.

Dan lagi Yesus menawarkan kerajaan sorga untuk memutus mata rantai kekerasan romawi pada masanya, ia terlibat melawan kebatilan, kekerasan dan penghinaan atas kemanusiaan dengan pengajaran jalan cinta kasih.

Jika ditelisik dari sejarahnya Nabi Muhammad dan sahabat-sahabatnya ketika menjadi pemimpin di eranya masing-masing tidak pernah melarang dan menghalangi pelaksanaan ajaran umat kristiani. Apalagi di Indonesia sendiri kebebasan beragama dan menjalankan keyakinan telah dijamin oleh UUD 1945.

Terjadinya pergeseran nilai yang terdapat pada ajaran islam yang harusnya hadir sebagai agama kedamaian dan kemanusiaan, seolah memperkuat pernyataan marx yang mengatakan bahwa agama adalah candu. Islam hari ini seolah hanya hadir untuk memberi mimpi-mimpi surga dan juga bidadari, sehingga umat islam hanya terfokus pada peribadatan individu saja bahkan menghilangkan ruang untuk agama lain dalam menjalankan aktivitas keagamaannya hanya untuk mengejar mimpi-mimpi surga dan bidadari.

Dalam momen perayaan Natal ini harusnya kita sebagai umat islam meletakkan islam pada substansinya, Islam adalah agama yang damai yang peduli dengan urusan kemanusiaan. Kita harusnya sadar bahwa setiap manusia mempunyai hak untuk memilih dan menjalankan kepercayaannya masing-masing tanpa harus ada intervensi dari kita yang mengaku muslim. Mudah-mudahan hikmah cinta kasih dari perayaan natal ini bisa kita sama-sama dapatkan.

Selamat merayakan hari Natal untuk umat krisriani.
Tetap damai untuk indonesia.

No comments:

Post a Comment

Relasi Keserakahan Manusia dengan Virus Corona melalui Puisi Corona karya Bethan'

CORONA Karya : Bethan'              (Pengurus PMII RAYON FISIP UIM) Tuhan tengah memperlihatkan kuasanya Pada manusia-man...